Seni ekstetik merupakan hal yang sangat penting dalam dunia pendidikan seni. Esensi dari seni ekstetik adalah tentang keindahan, keharmonisan, dan keselarasan yang terpancar dari karya seni. Dalam konteks pendidikan seni, memahami dan mengapresiasi seni ekstetik dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap seni secara lebih mendalam.
Menurut Prof. Dr. A.A. Navis, dalam bukunya yang berjudul “Estetika: Sebuah Pengantar”, seni ekstetik memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter seseorang. “Seni ekstetik dapat membantu seseorang untuk lebih peka terhadap keindahan, sehingga dapat memberikan pengalaman yang mendalam dan bernilai dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Prof. Navis.
Dalam proses pembelajaran seni, guru seni memiliki peran yang sangat vital dalam mengembangkan pemahaman siswa terhadap seni ekstetik. Guru seni perlu memberikan pemahaman yang komprehensif tentang keindahan dan nilai-nilai seni ekstetik kepada siswa. Dengan demikian, siswa akan terdorong untuk mengapresiasi seni dengan lebih dalam dan memahami esensi dari karya seni yang mereka hasilkan.
Dalam ranah pendidikan seni, seni ekstetik juga dapat diaplikasikan dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti seni lukis, seni tari, seni musik, dan lain sebagainya. Dengan memahami esensi dari seni ekstetik, siswa dapat mengembangkan kreativitas dan bakat seni yang dimiliki, serta dapat mengekspresikan diri dengan lebih bebas melalui karya seni yang mereka hasilkan.
Tidak hanya itu, pemahaman terhadap seni ekstetik juga dapat membantu siswa untuk mengembangkan rasa empati dan toleransi terhadap perbedaan. Seperti yang dikatakan oleh John Dewey, seorang filsuf dan pendidik asal Amerika Serikat, “Seni adalah cara terbaik untuk memahami dan menghargai perbedaan, karena melalui seni kita dapat melihat dunia dari berbagai perspektif yang berbeda.”
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa memahami esensi dari seni ekstetik sangatlah penting dalam dunia pendidikan seni. Seni ekstetik dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap seni, mengembangkan kreativitas dan bakat seni yang dimiliki, serta membantu siswa untuk mengembangkan rasa empati dan toleransi terhadap perbedaan. Sebagai pendidik, kita perlu memberikan perhatian yang lebih pada pengembangan seni ekstetik dalam proses pembelajaran seni, sehingga siswa dapat mengalami pengalaman belajar yang lebih bermakna dan bernilai.